ELS Robotika    

ELS Robotika

Peserta ELS Robotika sedang memperbaiki robot secara tim

Jurusan Teknik Elektronika Industri    

Jurusan Teknik Elektronika Industri

Praktek penyolderan pada jurusan Teknik Elektronika Industri

Jurusan Teknik Kendaraan Ringan    

Jurusan Teknik Kendaraan Ringan

Praktek perbaikan mesin mobil dan motor pada jurusan Teknik Kendaraan Ringan

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra    

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra

Proses belajar mengajar dilaksanakan di gedung ini, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang ada.

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra    

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra

Proses belajar mengajar dilaksanakan di gedung ini, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang ada.

Fasilitas yang Lengkap    

Fasilitas yang Lengkap

Penyediaan fasilitas yang mendukung untuk kegiatan para siswa, menjadi tujuan utama kami sebagai salah satu sekolah yang terbaik untuk pendidikan vokasional.

Jurusan Teknik Pemesinan    

Jurusan Teknik Pemesinan

Praktek pengelasan pada jurusan Teknik Pemesinan

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

Cegah Penyebaran Difteri
SMK Kristen Petra Galakkan Imunisasi Difteri

Dalam rangka mengantisipasi penyakit difteri yang semakin mewabah, Senin 19 Februari 2018 sekolahku menggalakkan imunisasi difteri untuk seluruh siswa SMK Kristen Petra. Teman-teman, difteri adalah penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium. Penyakit ini umumnya menyerang selaput lendir pada hidung dan tenggorokan serta terkadang dapat menyebabkan infeksi kulit. Gawat... Masa inkubasinya pun sangat cepat dan dapat mengakibatkan kematian lho.

Ada banyak faktor penularan yang perlu diwaspadai teman-teman, seperti menghirup percikan ludah penderita saat penderita bersin atau batuk, melalui barang-barang yang sudah terkontaminasi oleh bakteri, sentuhan langsung pada luka borok (ulkus) akibat difteri di kulit penderita, dan masih banyak lainnya. Wow..seram bukan? Namun, jangan khawatir difteri dapat dicegah dengan pemberian imunisasi difteri Imunisasi ini diberikan dengan cara disuntik lho teman-teman.

Dinas Kesehatan Kota Surabaya melalui Puskesmas setempat perihal penanggulangan Kejadian Luar Biasa (KLB) Difteri melaksanakan kegiatan Outbreak Response Immunization (ORI) Difteri dengan sasaran usia 1 tahun sampai kurang dari 19 tahun yang dilakukan di sekolah. Sebanyak 454 dari 487 siswa SMK Kristen Petra mendapat pelayanan imunisasi difteri yang dilayani oleh 2 dokter dan 3 perawat dari puskesmas serta 1 dokter dan 1 perawat UKS. Sedangkan 33 siswa lainnya yang tidak mendapat layanan imunisasi difteri diantaranya disebabkan alergi obat atau sedang dalam pengobatan dokter tetapi tetap mendapat imuninasi susulan yang dilaksanakan di puskesmas.

Ada tiga tahap pemberian imunisasi difteri, pertama pada bulan Februari, kedua bulan Juli dan ketiga pada bulan Desember 2018. Beragam reaksi lucu dan dan teriakan histeris terdengar saat imunisasi tahap pertama dilaksanakan. Ada yang memberontak, tidak mengaku ketika dipanggil namanya bahkan ada juga yang lari karena takut disuntik. Sontak membuat perhatian teman-teman yang juga mengantre. Ada pula yang menangis karena melihat jarum suntik, hal itu membuat bu Theresia A. Sisworini selaku kepala sekolah turun tangan untuk membantu memegang bahkan mendekap dan memeluk teman-teman ketika mereka ketakutan. Lucunya, untuk mengurai ketegangan dan ketakutan kami, kami diberi permen, dan ternyata sakitnya jarum sutik tidak terasa lagi, tertutup oleh manisnya permen. Namun, banyak juga siswa yang tidak takut jarum suntik sampai-sampai minta diimunisasi lagi lho.

Setelah diimunisasi, biasanya kita akan mendapatkan reaksinya. Misalnya seperti rasa nyeri di bagian yang disuntik atau demam ringan. Namun, jangan khawatir ya teman-teman karena ini adalah hal yang biasa. Ayo patahkan penyebaran penyakit difteri dengan tiga kali imunisasi difteri!

Oleh Melani Wijaya

IMG_20180219_085536.jpgIMG_20180219_094036.jpgIMG_20180219_094944.jpgIMG_20180219_084143.jpg

HARI PEDULI SAMPAH NASIONAL 2K18
DI SURABAYA

Sampah menjadi salah satu bagian yang tak terpisahkan dengan kehidupan manusia. Sampah rumah tangga, makanan, minuman, bahkan sampai sampah hasil limbah pabrik. Jika sampah tersebut dikelola dengan benar, tidak akan menimbulkan dampak pada lingkungan yang berarti, namun jika tidak dikelola dengan baik akan menimbulkan dampak yang berkepanjangan bagi manusia dan lingkungan. Agar masalah sampah dapat dikurangi dan dihindari, terutama di daerah pantai utara Jawa, maka Yayasan Tunas Hijau bekerja sama dengan pemerintah kota Surabaya mengadakan kegiatan bersih-bersih pantai.

Pada hari Sabtu tanggal 24 Februari 2018, dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional, berlokasi di bawah Jembatan Suramadu diikuti oleh lebih dari 1.000 siswa/siswi dari SD/MI sampai dengan SMA/SMK Negeri/Swasta se-Surabaya. Tidak ketinggalan, SMK Kristen Petra juga mengirimkan duta sekolah dan guru pendamping untuk ikut peduli dengan lingkungan pantai kota Pahlawan itu. Banyaknya siswa yang mengikuti kegiatan yang dimulai dari pukul 06.00 WIB itu mengakibatkan akses/jalan menuju lokasi dipenuhi kendaraan roda dua dan roda empat. Banyaknya peserta juga menunjukkan kepedulian siswa Surabaya terhadap lingkungan sekitarnya, termasuk pantai. Dengan penuh semangat dan saling bergandengan tangan, kami memungut, mengumpulkan, memasukkan dalam kantong dan mengumpulkan serta menimbang sampah sambil bersenda garau. Sangat akrab, sekalipun belum saling mengenal. Sampah yang kami pungut dari bibir pantai terkumpul 12 kantong plastik dan setelah ditimbang seberat 96 kg. Sementara para peserta lain juga saling berebut untuk menimbang sampah di petugas yang ada.

Hari Peduli Sampah Nasional ini dibuka oleh Walikota Surabaya, Ir. Tri Rismaharini, M.T, dan didukung oleh Tunas Hijau sebagai penggagas. Selain membersihkan pantai jembatan Suramadu, panitia juga akan memberi piagam dan hadiah kepada peserta yang mengikuti kegiatan ini, seperti kostum/mascot terbaik dan sekolah dengan peserta terbanyak. Diharapkan setiap siswa memiliki kepedulian terhadap sampah di sekitarnya. Pada akhirnya kegiatan diakhiri pada pukul 09.30. Semoga lingkungan kita terhindar dari sampah.

By : Adelia Ajeng Ningtyas
XI TKJ-3

20180224_073806.jpg20180224_073456.jpg20180224_080640.jpg

LOMBA KOMPETENSI SISWA BIDANG DESAIN GRAFIS

Pada tanggal 17 Januari 2018, SMK Kristen Petra mengikuti lomba desain grafis poster yang diselenggarakan oleh MKKS SMK Surabaya. Lomba tersebut bertempat di SMK Muhammadiyah 1 Surabaya, di jalan kapasan 73-75 Surabaya.

Tujuan diadakan lomba tersebut untuk menumbuhkembangkan bibit unggul siswa SMK di Surabaya agar mampu bersaing di ajang kompetensi yang lebih luas lagi (tingkat nasional) dalam bidang desain grafis.
Tema yang diusung adalah pariwisata kota Surabaya. Semua peserta diharapakan membuat poster yang memiliki unsur informatif dan poster dibuat dengan menggunakan software coreldraw. Bentuk penilaian terbagi atas 3 hal yaitu bentuk kreativitas peserta, permainan Teknik corel draw dan cara presentasi hasil dari poster yang sudah dibuat.

Penilaian akhir dari dewan juri adalah bagaimana cara para peserta untuk mempresentasikan hasil karyanya. Pada sesi presentasi Ralf Ferdinand Frey, perwakilan dari SMK Kristen Petra, Kelas XI TKJ 1 (Teknik Komputer dan Jaringan) menyampaikan, Saya Ralf Ferdinand Frey duta dari SMK Kristen Petra, Kelas XI TKJ1 (Teknik Komputer dan Jaringan), ini lomba pertama kalinya bagi saya dan mungkin ada rasa gugup harus berdiri di depan para dewan juri sekalaian
untuk menyampaikan hasil karya saya. Pada Kesempatan kali ini saya membuat poster yang mengangkat Kebun Binatang Surabaya sebagai tempat pariwisata yang menarik dan dipadukan unsur persuasif (ajakan) kepada masyarakat untuk menjaga kelestarian hewan-hewan tersebut agar tidak punah. Saya berharap agar melalui poster yang saya buat ini dapat membantu mengedukasi masyarakat serta mengurangi banyakanya perdagangan hewan illegal yang sedang marak terjadi di Indonesia.
Dengan belajar mencintai hewan-hewan ini, sama seperti mencintai generasi muda seperti saya ini. Untuk dapat boleh menikmakti dan mensyukuri hasil karya ciptaan Tuhan yang unik dan mempesona.

Ralf Ferdinand Frey
XI TKJ-1

02.jpg01.jpg03.jpg

downloaddownload 1

Program MikroTik Akademi adalah program khusus untuk Institusi Pendidikan, seperti Universitas, STMIK, AMIK, Institut Teknik, SMK dan sekolah berbasis semester. Program ini memungkinkan sekolah untuk membuka kelas MikroTik Bersertifikasi sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran dan membuka ujian sertifikasi bagi siswanya di akhir kelas.

Sebagai bagian dari program, SMK Kristen Petra Surabaya merupakan salah satu dari Training Partner Akademi untuk MikroTik yang ditunjuk untuk melaksanakan program kelas MikroTik Akademi bagi siswa kami. Program ini bagian dari praktek laboratorium untuk pembelajaran Jaringan Komputer dan di akhir masa pembelajaran, akan diadakan ujian sertifikasi untuk menguji kemampuan siswa serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh Sertifikat MikroTik yang bersifat internasional. 

Sertifikat yang dikeluarkan merupakan sertifikat bertaraf Internasional (bila siswa lulus ujian dengan nilai > 60%) dan siswa akan mendapatkan gelar sebagai MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).

SMK Kristen Petra Surabaya mengajarkan topik berikut dalam kelas MikroTik Akademi 
- Mempelajari dan Memahami Topologi Jaringan
- Mempelajari dan Memahami Peralatan Jaringan serta Protokolnya
- Mempelajari dan Memahami Perhitungan IP Address dan Implementasinya
Dan Materi Jaringan lainnya diselenggarakan selama 1 tahun

MikroTik Academy di SMK Kristen Petra Surabaya didukung sepenuhnya oleh BelajarMikroTik sebagai Koordinator MikroTik Akademi di Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kelas MikroTik Akademi di SMK Kristen Petra Surabaya hubungi 

Daniel Ari Wicaksono
081334244294
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

download 2

 

HARI GURU

 A teacher takes a hand, opens a mind and toucher a heart

Hari guru mewakili kepedulian, pemahaman, dan ekspresi yang ditampilkan demi peran vital guru, yaitu mengajarkan ilmu pengetahuan dan membangun generasi bangsa. Bangsa Indonesia memperingati hari guru tepat pada tanggal 25 November, sedangkan di dunia hari guru diperingati setiap tanggal 5 Oktober, sejak tahun 1994. Kali ini, seluruh siswa SMK Kristen Petra memperingati hari guru pada tanggal 27 November 2017. Pengurus OSIS bersama Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan telah merencanakan sebuah persembahan yang berkesan dengan tema “A teacher takes a hand, opens a mind and toucher a heart”. Berbagai persiapan telah dilakukan. Tujuan perayaan Hari Guru ini adalah menumbuhkan nilai karakter menghormati, menghargai dan berterimakasih atas jasa para guru yang telah mendidik dan mengajar dengan sabar, tulus dan iklas. Tepat hari Jumat, tanggal 24 November 2017, pengurus OSIS telah selesai menyiapkan souvenir yang akan dibagikan kepada para guru. Senin, 27 November 2017, Kepala Sekolah mengkoordinir para guru yang hadir untuk masuk ke kelas, karena Hari Guru kali ini bertepatan dengan kegiatan UAS. Meskipun di tengah kegiatan UAS tidak mengurangi dan menggoyahkan semangat para siswa SMK Kristen Petra untuk memberi kesan yang menarik kepada para guru. Lagu “Terimakasih Tuhan” pun berkumandang di ruang sentral yang dinyanyikan oleh Gloria Immanuela Endy kelas XI TKJ-3, dilanjutkan oleh Veronica Cahya kelas X TKJ-2 membacakan puisi dengan judul “Guruku Pahlawanku”. Kemudian perwakilan OSIS dari masing-masing memberikan sepucuk mawar kepada masing-masing guru di kelas, dan sebuah souvenir berupa dompet pensil, sambil mencium tangan bapak/ibu guru dan mengucapkan terimakasih diiringi lagu “Terima Kasih Guruku”. Setelah itu melalui sentral siswa bernama Anita kelas X TEI mendoakan para guru agar menjadi guru-guru yang selalu sabar dalam mendidik, dan membimbing para siswa dengan hati yang penuh kasih. Suasana haru biru disertai senyum bahagia pun tampak di raut muka para guru dan siswa saat itu. Peringatan dan perayaan Hari Guru kali ini berlangsung sangat sederhana, namun tidak mengurangi hikmat dan kebermaknaan Hari Guru itu sendiri bagi para guru dan siswa SMK Kristen Petra. Selamat Hari Guru untuk semua guru di Indonesia, bahkan semua guru di dunia. Jasamu akan selalu kami kenang di hati dan sanubari kami, dan tetaplah menjadi pelita bagi anak-anak bangsa.

Jessica Evelin dan Kethrine Sutedja
SMK Kristen Petra

IMG_20171127_071552.jpgIMG_20171127_071816.jpgIMG_20171127_071839.jpgIMG_9531.JPG

boost the values reap the success