ELS Robotika    

ELS Robotika

Peserta ELS Robotika sedang memperbaiki robot secara tim

Jurusan Teknik Elektronika Industri    

Jurusan Teknik Elektronika Industri

Praktek penyolderan pada jurusan Teknik Elektronika Industri

Jurusan Teknik Kendaraan Ringan    

Jurusan Teknik Kendaraan Ringan

Praktek perbaikan mesin mobil dan motor pada jurusan Teknik Kendaraan Ringan

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra    

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra

Proses belajar mengajar dilaksanakan di gedung ini, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang ada.

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra    

Gedung Sekolah SMK Kristen Petra

Proses belajar mengajar dilaksanakan di gedung ini, dengan fasilitas sarana dan prasarana yang ada.

Fasilitas yang Lengkap    

Fasilitas yang Lengkap

Penyediaan fasilitas yang mendukung untuk kegiatan para siswa, menjadi tujuan utama kami sebagai salah satu sekolah yang terbaik untuk pendidikan vokasional.

Jurusan Teknik Pemesinan    

Jurusan Teknik Pemesinan

Praktek pengelasan pada jurusan Teknik Pemesinan

Frontpage Slideshow | Copyright © 2006-2012 JoomlaWorks Ltd.
| |

downloaddownload 1

Program MikroTik Akademi adalah program khusus untuk Institusi Pendidikan, seperti Universitas, STMIK, AMIK, Institut Teknik, SMK dan sekolah berbasis semester. Program ini memungkinkan sekolah untuk membuka kelas MikroTik Bersertifikasi sebagai bagian dari kurikulum pembelajaran dan membuka ujian sertifikasi bagi siswanya di akhir kelas.

Sebagai bagian dari program, SMK Kristen Petra Surabaya merupakan salah satu dari Training Partner Akademi untuk MikroTik yang ditunjuk untuk melaksanakan program kelas MikroTik Akademi bagi siswa kami. Program ini bagian dari praktek laboratorium untuk pembelajaran Jaringan Komputer dan di akhir masa pembelajaran, akan diadakan ujian sertifikasi untuk menguji kemampuan siswa serta memberikan kesempatan kepada siswa untuk memperoleh Sertifikat MikroTik yang bersifat internasional. 

Sertifikat yang dikeluarkan merupakan sertifikat bertaraf Internasional (bila siswa lulus ujian dengan nilai > 60%) dan siswa akan mendapatkan gelar sebagai MikroTik Certified Network Associate (MTCNA).

SMK Kristen Petra Surabaya mengajarkan topik berikut dalam kelas MikroTik Akademi 
- Mempelajari dan Memahami Topologi Jaringan
- Mempelajari dan Memahami Peralatan Jaringan serta Protokolnya
- Mempelajari dan Memahami Perhitungan IP Address dan Implementasinya
Dan Materi Jaringan lainnya diselenggarakan selama 1 tahun

MikroTik Academy di SMK Kristen Petra Surabaya didukung sepenuhnya oleh BelajarMikroTik sebagai Koordinator MikroTik Akademi di Indonesia

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Kelas MikroTik Akademi di SMK Kristen Petra Surabaya hubungi 

Daniel Ari Wicaksono
081334244294
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

download 2

 

HARI GURU

 

A teacher takes a hand, opens a mind and toucher a heart

Hari guru mewakili kepedulian, pemahaman, dan ekspresi yang ditampilkan demi peran vital guru, yaitu mengajarkan ilmu pengetahuan dan membangun generasi bangsa. Bangsa Indonesia memperingati hari guru tepat pada tanggal 25 November, sedangkan di dunia hari guru diperingati setiap tanggal 5 Oktober, sejak tahun 1994. Kali ini, seluruh siswa SMK Kristen Petra memperingati hari guru pada tanggal 27 November 2017. Pengurus OSIS bersama Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah bidang Kesiswaan telah merencanakan sebuah persembahan yang berkesan dengan tema “A teacher takes a hand, opens a mind and toucher a heart”. Berbagai persiapan telah dilakukan. Tujuan perayaan Hari Guru ini adalah menumbuhkan nilai karakter menghormati, menghargai dan berterimakasih atas jasa para guru yang telah mendidik dan mengajar dengan sabar, tulus dan iklas. Tepat hari Jumat, tanggal 24 November 2017, pengurus OSIS telah selesai menyiapkan souvenir yang akan dibagikan kepada para guru. Senin, 27 November 2017, Kepala Sekolah mengkoordinir para guru yang hadir untuk masuk ke kelas, karena Hari Guru kali ini bertepatan dengan kegiatan UAS. Meskipun di tengah kegiatan UAS tidak mengurangi dan menggoyahkan semangat para siswa SMK Kristen Petra untuk memberi kesan yang menarik kepada para guru. Lagu “Terimakasih Tuhan” pun berkumandang di ruang sentral yang dinyanyikan oleh Gloria Immanuela Endy kelas XI TKJ-3, dilanjutkan oleh Veronica Cahya kelas X TKJ-2 membacakan puisi dengan judul “Guruku Pahlawanku”. Kemudian perwakilan OSIS dari masing-masing memberikan sepucuk mawar kepada masing-masing guru di kelas, dan sebuah souvenir berupa dompet pensil, sambil mencium tangan bapak/ibu guru dan mengucapkan terimakasih diiringi lagu “Terima Kasih Guruku”. Setelah itu melalui sentral siswa bernama Anita kelas X TEI mendoakan para guru agar menjadi guru-guru yang selalu sabar dalam mendidik, dan membimbing para siswa dengan hati yang penuh kasih. Suasana haru biru disertai senyum bahagia pun tampak di raut muka para guru dan siswa saat itu. Peringatan dan perayaan Hari Guru kali ini berlangsung sangat sederhana, namun tidak mengurangi hikmat dan kebermaknaan Hari Guru itu sendiri bagi para guru dan siswa SMK Kristen Petra. Selamat Hari Guru untuk semua guru di Indonesia, bahkan semua guru di dunia. Jasamu akan selalu kami kenang di hati dan sanubari kami, dan tetaplah menjadi pelita bagi anak-anak bangsa.

Jessica Evelin dan Kethrine Sutedja
SMK Kristen Petra

IMG_9531.JPGIMG_20171127_071816.jpgIMG_20171127_071839.jpgIMG_20171127_071552.jpg

KUNJUNGAN INDUSTRI 2017

  Sejak pukul 06.00 sudah ada 3 unit bis kalisari yang sedang parkir di depan sekolah kami,  SMK Kristen Petra yang akan mengantar kami siswa kelas X untuk melakukan kegiatan kunjungan industri ke VEDC-Malang, PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat) dan PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. (Sari Roti).

Setelah mengikuti doa pagi dan presensi, kami berkumpul di tempat parkir mobil depan sekolah untuk mendapatkan pengararahan dari sekolah agar selama mengikuti kunjungan, kami dapat menjaga sikap kami dan tetap menjaga nama baik sekolah.

Tepat pukul 07.00 kami meninggalkan sekolah dengan tujuan awal kunjungan kami adalah VEDC-Malang. Perjalanan menuju ke kota Malang bisa dibilang cukup lancar, tidak seperti biasanya yang selalu terjadi kemacetan. Dalam waktu 2,5 jam atau pukul 09.30 kami telah sampai di VEDC-Malang.

Sesampainya di VEDC, kami disambut oleh bapak Agus, selaku Humas VEDC. Bersamaan dengan kunjungan kami, di VEDC ada kegiatan pelatihan untuk guru-guru wilayah Indonesia Timur, sehingga pengarahan untuk kami sebelum kunjungan ke bengkel yang seharusnya dilaksanakan di ruang pertemuan tidak bisa dilakukan, sehingga pengarahan dilakukan di depan gedung Front Office. Kami baru tahu, ternyata para guru se_Indonesia juga tetap harus meng-update pengetahuan dan skill-nya agar pendidikan di sekolahnya semakin baik dan menghasilkan lulusan yang berkualitas.

Setelah mendapatkan pengarahan, kami diantar menuju ke bengkel pemesinan, bengkel otomotif, bengkel mekatronik, bengkel ototronik dan laboratorium Teknologi Informasi. Di bengkel  pemesinan, kami diperkenalkan dengan penanggung jawab bengkel. Kami diberi kesempatan untuk melihat dan mengamati kondisi bengkel yang bersih dan rapi, kemudian melihat mesin-mesin yang dimiliki oleh bengkel mesin yang juga dimiliki sekolah kami, antara lain : mesin bubut, mesin frais, mesin bor, mesin tekuk plat, mesin roll, mesin plong, mesin CNC dan mesin injeksi plastic. Kami juga mengamati siswa prakerin yang sedang bekerja dengan mesin bubut yang ternyata adalah siswa dari SMK Negeri 3 Surabaya.

Untuk kami siswa TKR,  kami diajak ke bengkel otomotif dan mendapatkan penjelasan tentang berbagai macam media pembelajaran yang terdapat di bengkel, mulai dari media kelistrikan body, engine stand, sampai pada alat untuk melakukan spooring balancing pun juga kami mengetahui. Serta kami juga diberikan wawasan untuk menjadi seorang pengusaha ketika kami berkunjung di bengkel ototronik yang memadukan antar otomotif dengan elektronik. Kami bertanya banyak hal tentang bagaimana menjadi pengusaha, kemudian kami juga diberikan motivasi untuk tetap terus belajar sesuai dengan kompetensi yang kami pilih dan kemudian setelah lulus untuk mempunyai target agar bisa menjadi pengusaha sendiri, tidak seterusnya bekerja ikut orang lain.

 Untuk kami siswa TEI, kami diajak ke bengkel Mekatronik. Kami mendapatkan pengetahuan baru bahwa saat ini teknologi di bidang Elektronika dapat digabungkan dengan teknologi di bidang Mesin, sehingga pekerjaan dengan mesin tidak hanya dapat dilakukan secara konvensional, tetapi juga dapat dilakukan secara otomatis, sehingga dapat mengurangi jumlah karyawan di bagian produksi, karena semua mesin berjalan secara otomatis. Selain itu kami juhga diajak ke bengkel Ototronik dan mendapatkan penjelasan tentang teknologi terbaru di di bidang otomotif yang menggabungkan system elektronik di dalamnya, sehingga semua bagian mobil, termasuk mesin dan kelistrikan dikontrol oleh chip elektronik dan seorang mekanik mobil dapat mengecek kondisi mobil hanya dengan alat scanner mobil.

 Untuk kami siswa TKJ,  kami diajak ke laboratorium Teknologi Informasi dan mendapatkan penjelasan tentang profil jurusan Teknologi dan Informasi di VEDC dan materi apa saja yang diajarkan kepada guru-guru Teknologi Informasi yang sedang mengikuti pelatihan di VEDC. Kami juga mendapatkan pembekalan tentang kompetensi apa saja yang wajib kami miliki setelah lulus dari SMK untuk dapat kami gunakan di dunia pekerjaan nantinya. 

 Tepat pukul 11.30 kami telah menyelesaikan kunjungan ke bengkel sesuai program keahlian masing-masing. Untuk kami siswa TEI dan TKJ, kami melanjutkan kunjungan ke  PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat). Sedangkan siswa TPM dan TKR melanjutkan kunjungan ke  PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. (Sari Roti).

 Setibanya di PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat), kami diminta menunggu di dalam bis, karena waktu kunjungan kami belum dimulai. Sambil menunggu kami mengamati lokasi pabrik Pocari Sweat yang tertata bagus, rapi dan bersih. Setiap pegawai dan tamu wajib mengikuti rambu-rambu yang ada. Bahkan kami dilarang untuk memfoto fasilitas pabrik, kecuali di beberapa tempat yang telah ditentukan. Setelah kami berfoto bersama ditempat yang telah disediakan, kami diajak masuk ke ruang pertemuan dengan sebelumnya setiap siswa mendapatkan satu botol minuman Pocari Sweat ukuran 350 ml.

Setelah kami mendapatkan penjelasan tentang profil perusahaan dan produk PT Amerta Indah Otsuka (Pocari Sweat), kami diajak untuk melihat langsung proses produksi sampai dengan pengemasan Pocari Sweat. Ternyata semua proses berjalan secara otomatis, dan tidak tampak banyak pekerja di dalam ruang produksi, hanya ada 2-3 orang operator untuk mengontrol jalannnya proses produksi dan 1 orang operator forklift. Tidak terasa, waktu kunjungan kami selama 2 jam telah habis. Sebelum menuju ke bis, setiap siswa mendapatkan satu buah tas bingkisan berupa 3 botol Pocari Sweat ukuran 350ml.

 Untuk siswa yang melakukan kunjungan ke PT Nippon Indosari Corpindo, Tbk. (Sari Roti) kami pun juga diminta untuk menunggu beberapa saat karena waktu kunjungan kami belum tiba. Kami melihat tampak luar industri tertata rapi dan bersih, dan setiap orang yang keluar atau masuk wilayah industri harus wajib lapor pada petugas keamanan untuk dilakukan pemeriksaan pada saat keluar, dan ijin masuk secara tertulis. Setelah tiba saatnya kurang lebih pukul 13.15 wib, petugas keamanan mengarahkan kami untuk secara tertib dan rapi memasuki wilayah pabrik. Kemudian kami diantar masuk menuju ruang pertemuan kami langsung disambut dan diarahkan untuk melihat suasana proses kerja pembuatan sampai pengemasan yang semuanya dilakukan secara otomatis oleh mesin, terlihat hanya beberapa pekerja yang tampak disekitar yang bertugas sebagai operator, dan semua karyawan pabrik adalah laki laki, karena apa kok tidak ada wanita nya? Karena wanita saat hamil ada waktu khusus selama 3 bulan untuk cuti, sedangkan mesin nya tidak pernah berhenti selama 1x24 jam maka dari itu seluruh karyawan pabrik nya laki laki semuanya. Setelah kurang lebih 20 menit kami melihat suasana pabrik, kami diantar kembali ke ruangan untuk mendapatkan penjelasan berbagai macam produk, cara pengolahan, macam bahan bahannya, sampai cara pemasaran nya pun kami mengetahui. Adapun setelah kami mendapatkan banyak informasi, sampai pada akhirnya waktu pun yang membuat kunjungan kami berakhir. Sebelum kami keluar dari wilayah industri, kami pun di beri kenang kenangan berupa satu paket roti berisikan 3 macam dan varian rasa sari roti yang baru saja di produksi. Sangat senanglah kami pulang tanpa tangan kosong dan kami mendapatkan banyak pengetahuan sepanjang hari ini.

                                                                                                             Travohs-2017

IMG_20171115_103909.jpgIMG_4421.JPGIMG_4357.JPGIMG_4391.JPGIMG_4460.JPGIMG_9221.JPG

Workshop “Rem Sehat” Bersama PRESTONE

Semua orang yang mengendarai kendaraan baik roda 2 maupun roda 4 pasti tidak asing dengan peranan rem pada kendaraannya. Tetapi apakah semua orang tahu apakah peranan minyak rem dalam proses pengereman kendaraannya ?

Pada hari Rabu, tanggal 18 Oktober 2017, sekolah kami, SMK Kristen Petra mendapatkan kunjungan oleh bapak Edi Santoso. Beliau adalah salah satu staff dari PT Autochem Industry, yang merupakan perusahaan yang memproduksi minyak rem dengan merk Prestone.

Dalam workshop “Rem Sehat” ini kami mendapatkan pengetahuan tentang apa itu minyak rem, apa saja bahan dasar pembuatannya, tipe minyak rem dan apa akibatnya jika minyak rem terlambat untuk dilakukan penggantian.

Selain mendapatkan materi tentang minyak rem, juga dilaksanakan kegiatan tanya jawab tentang rem dan minyak rem, serta apa saja yang ingin kami ketahui tentang DOT3. Dipandu oleh pak Edi , kami juga diberi kesempatan untuk melakukan praktik penggantian minyak rem, melakukan pengurasan dan penggantian minyak rem.

Ternyata mengganti minyak rem tidak semudah kelihatannya, kalau kami tidak cermat mengamati sisa minyak rem yang ada di reservoir atau tempat penampungan minyak rem yang terletak pada setir motor, maka akan ada  udara yang masuk, sehingga terjadi “masuk angin” yang menyebabkan proses pengereman tidak dapat berlangsung dengan baik yang sering disebut “rem blong”.

Pada kegiatan ini, cukup banyak sepeda motor yang harus kami ganti minyak remnya, sepeda motor teman-teman dan sepeda motor bapak/ibu guru kami. Terima kasih pak….telah memberi pengalaman berharga untuk kami.

03-IMG_8810.JPGPrestone-01.JPG04-IMG_8815b.jpg05-IMG_8821.JPGPrestone-02.JPG02-IMG_8806.JPGPrestone-03.JPG06-IMG_20171018_111608.jpg01-IMG_8791.JPG

 

 

Aku dan Teman-Temanku Hidup di Jalan Tuhan

            Retret merupakan hal yang penting bagi siswa untuk membangun sikap kerohanian dalam hidup sehari-hari. Pada tanggal 4-6 September 2017 lalu, aku dan teman-temanku telah mengikuti kegiatan retret yang diselenggarakan oleh sekolahku SMK Kristen Petra. Kegiatan retret kali ini dibagi menjadi dua tempat yaitu Villa Hermon bagi kelas X TKR, X TKJ-1 dan X TKJ-2 sedangkan kelas X TPM, X TEI dan X TKJ-3 di GKI Pacet, Mojokerto.

            Hari Senin pukul 06.30 kami semua telah tiba di sekolah dengan mengenakan seragam putih abu, namun yang berbeda kali ini yaitu tas yang kami bawa lebih besar dari biasanya bahkan ada dari kami yang membawa koper berisi kebutuhan selama tiga hari retret di Pacet. Sebelum berangkat, kami berkumpul di kelas dan diberi pengarahan terlebih dahulu oleh wali kelas kami masing-masing. Seusai pengarahan, wali kelas kami melakukan pengecekan supaya tidak terjadi hal yang akan mengganggu  kegiatan kami saat retret sehingga kami bisa fokus untuk memperbaiki diri di sana.

            Setelah mendengar arahan dari sentral, kami bergegas menuju bus masing-masing. Kelas X TKJ-1 dan X TKR berada di bus 1 bersama bu Maria Stefani Zega, pak Jeri Parung, dan pak Sutris.  Kelas X TKJ-2 dan X TEI berada di bus 2 bersama dengan pak Tantang Suprayogi, pak Agus Pinardi dan Pak Widi sedangkan kelas X TKJ-3 dan kelas X TPM berada di bus 3 bersama dengan Pak Prasadja Adi dan Bu Bernadeta Novi. Ada juga yang di mobil sekolah bersama dengan pak Heru Wicah dan pak Ignasius Hendra untuk membantu membawa perlengkapan yaitu teman-teman kami tim PD.

            Dalam perjalanan kami selama di bus, aku dan teman-temanku bercerita sambil berbagi makanan yang kami punya. Ada yang membagikan cerita lucu, ada yang bernyanyi sambil bermain musik, dan ada yang menikmati perjalanan sambil melihat pemandangan kiri dan kanan. Tak hanya itu, keakraban juga tampak diantara kami saat teman-teman kami berebut membantu guru untuk membagikan kue.

            Tak terasa tiga jam perjalanan kami pun sampai di tempat retret masing-masing. Kami pun berkumpul di halaman untuk pengecekkan yang kedua kalinya sebelum diizinkan masuk kamar kami masing-masing untuk persiapan ibadat pembuka oleh guru Agama. Selesai ibadat pembukaan, kami pun bersiap untuk makan siang bersama-sama. Hal yang dapat diambil dan tidak kami sadari adalah kesabaran, budaya mengantri dan sifat tidak mementingkan diri sendiri.

            Setelah selesai makan, kami diberi waktu untuk beristirahat dan mempersiapkan diri untuk mengikuti sesi yang akan dibawakan oleh pendeta kami yaitu Pdt. Adi Sanyoto di GKI dan Pdt. Yoses di Villa Hermon. Sebelum sesi dimulai, kami dibagikan kue kemudian berkumpul di aula untuk mengikuti sesi pertama dengan tema “ Aku dan Dunia Sekitarku”. Pada sesi ini kami diajak untuk mengenal sekeliling dan menjaganya dengan baik. Setiap pergantian sesi kami diajak untuk Ice Breaking dengan guru pendamping kami. Sesi kedua bertema “Allah dan Aku” pada sesi ini kami diajak untuk lebih dekat dengan Tuhan secara pribadi maupun berkelompok. Setelah itu kami istirahat sejenak dengan menikmati makan malam dan minuman hangat yang sudah disiapkan. Tak terasa sesi terakhir pun tiba, sebelum sesi dimulai seperti biasa tim PD mengawalinya dengan lagu puji-pujian yang sudah disiapkan. Sesi ketiga ini bertema “Seturut KehendakNya” pada  sesi ini kami diajak untuk hidup sesuai kehendak Tuhan melalui sikap dan perbuatan kami. Waktu menunjukkan pukul 21.00 kami tidak menyadari bahwa badan kami lelah karena kegembiraan yang kami rasakan sepanjang hari. Sebelum acara diakhiri, kami diberi pengumuman untuk kegiatan hari kedua lalu ditutup dengan doa malam dan lagu puji-pujian yang dibawakan oleh tim PD.

            Waktu menunjukkan pukul 23.00 namun masih terdengar suara dari kamar-kamar yang menandakan kami belum puas untuk mengakhiri hari setelah seharian bersama teman-teman. Masih ada yang tertawa-tawa bersama bahkan ada yang mendengarkan musik sambil bernyanyi bersama. Guru kami pun lagi-lagi melakukan pengecekan pada tiap kamar dan menyuruh kami untuk segera tidur karena esok hari ada banyak kegiatan yang sangat melelahkan.

            Keesokan harinya, Selasa 5 september 2017 pukul 05.00 terdengar suara megafon membangunkan tidur kami. Ada yang sudah bangun mendahului guru-guru pendamping kami ada juga yang sulit untuk dibangunkan. Pukul 07.30 usai sarapan, kami semua sudah siap dengan mengenakan baju olah raga untuk mengikuti outbond di lingkungan sekitar tempat kami retret. Kami dibagi ke dalam beberapa kelompok yang terdiri dari 9-10 orang anggota. Setelah kami berkumpul dalam kelompok, kami diberi waktu untuk membuat yel-yel yang menunjukkan kekompakan kelompok kami.

            Ada lima pos yang harus kami lalui bersama dengan teman-teman kelompok kami. Pos 1 yaitu “Kudengar SuaraNya”, makna yang dapat diambil pada pos ini yaitu mengajarkan kami agar fokus mendengarkan suara Tuhan dan merasakan tuntunan Tuhan yang membawa pada tujuan akhir. Pos 2 yaitu “Melangkah di JalanNya” mengajarkan agar dalam persekutuan dan pelayanan dapat saling menolong, mendukung agar dapat merasakan Tuhan memimpin dan menyertai. Pos 3 yaitu “Menyatukan Hati Menghadapi Masalah”, pada pos ini kami diajarkan agar sabar, tegas dan fokus ketika menghadapi masalah. Pos 4 yaitu “Tetap Bersuka Cita dalam Menghadapi Masalah”, makna yang dapat diambil pada pos ini yaitu kami diajarkan untuk duduk diam, mendengar apa yang Tuhan ingin kami kerjakan bagi Dia. Pos yang terakhir yaitu “Bersama-sama Mencapai Tujuan” pada pos ini makna yang diajarkan yaitu ketika muncul rasa putus asa dalam menghadapai kesulitan diperlukan kesabaran, keuletan dan komitmen.

            Setelah kegiatan outbound selesai, kami makan kue kemudian beristirahat sejenak melakukan persiapan pribadi dan dilanjutkan dengan persiapan kegiatan Seni dan Ekspresi. Setelah masing-masing kelompok mempersiapkan talentnya masing-masing, kemudian kami diminta untuk menampilkannya pada acara “Seni dan Ekspresi”. Ada yang bernyanyi, ada yang stand up komedi, ada yang beatbox dan ada juga yang menampilkan drama musical. Setelah kegiatan seni dan ekspresi selesai, acara ditutup dengan refleksi dan sharing serta dilanjutkan night of praise yaitu berdoa bersama dan menyayikan lagu puji-pujian oleh tim PD.

            Seperti malam pertama kami retret, malam kedua ini juga ada pengecekkan oleh guru pendamping pada tiap-tiap kamar. Kami pun banyak yang sudah tidur karena kegiatan hari kedua sangat melelahkan. 

            Tak terasa hari ketiga pun tiba dimana menjadi hari terakhir kegiatan retret kami. Kami harus mengemas barang-barang bawaan dan membersihkan kamar. Pukul 07.00 kami sudah siap untuk saat teduh bersama teman-teman satu kamar dengan membaca renungan malam yang dikirim oleh wali kelas kami masing-masing melalui grup kelas. Setelah terdengar suara dari sentral  kami pun berkumpul untuk sarapan dan ibadat penutup bersama guru agama. Seusai ibadat penutup, tim PD mengambil alih acara untuk mengisinya dengan bernyanyi bersama. Acara bertambah meriah kala tiba saat yang paling ditunggu-tunggu yaitu pembagian hadiah oleh guru pembina. Hadiah yang dibagikan antara lain hadiah untuk juara outbond, juara “Seni dan Ekspresi”,  juara kebersihan kamar, dan banyak hadiah untuk siswa yang aktif selama mengikuti kegiatan retret. Terlihat senyum lebar dan raut gembira dari kami semua karena hampir seluruhnya mendapatkan hadiah yang dibalut kertas kopi berwarna coklat itu.

            Sebelum kami meninggalkan tempat retret, tak lupa kami juga mengabadikan kenangan dengan berfoto bersama. Tak hanya itu, guru pendamping juga meminta kami untuk melakukan evaluasi dan memberikan kesan dan pesan selama tiga hari kami mengikuti retret.

            Pukul 10.00 selesai semua kegiatan, kami berangkat dari tempat retret untuk kembali ke sekolah. Dalam perjalanan pulang kali ini, bus terasa lebih sunyi dibanding saat berangkat. Ada yang tidur karena kelelahan, ada yang duduk mendengarkan musik sepanjang perjalanan sambil menikmati makan siang atau kue yang dibagikan bahkan ada yang mual-mual tapi guru kami sudah siap perlengkapan P3K lengkap untuk kami.

            Sesampainya di sekolah, banyak keluarga maupun sanak saudara yang sudah menanti kedatangan kami. Rupanya kami sudah ditunggu-tunggu untuk dijemput. Perasaan senang dan sedih pun bercampur aduk, kami senang karena sampai sekolah dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang yang melelahkan dan dapat bertemu dengan keluarga tapi juga sedih karena kegiatan retret bersama teman-teman sudah berakhir.

            Banyak hal yang dapat kami ambil dari kegiatan retret ini, diantaranya melalui kegiatan retret ini kami menjadi lebih mengenal karakter teman kami, mempererat relasi dan merobohkan tembok perbedaan diantara kami. Kami juga semakin mensyukuri keindahan alam ciptaan Tuhan yang kami saksikan selama perjalanan dan di tempat retret.

            Di sisi lain, kami diajak untuk berubah menjadi lebih dekat dengan Tuhan dan hidup di JalanNya. Selain itu, kami menjadi lebih mengenal menemukan dan memaknai hidup dalam pola hidup yang selaras dengan kehendak Tuhan, atau hidup di jalan Tuhan.  Kami dapat belajar menerapkan nilai-nilai Kerajaan Allah dalam kehidupan masa kini dan masa yang akan datang. Sudahkah kalian hidup di jalanNya?

                                                                                                           Oleh Melani dan Dhiny X TKJ-1

 


boost the values reap the success